Cyber Friendship…

I know we just meet on line
But as the days passed by
We developed friendship
Friendship that is so true and honest
There is always willingness to share….

We were strangers then, how can I forget
The day you came into my life, willing to share
Love, joys, happiness, even despair
Everything you knew, that I will appreciate

Then suddenly we became
What we call friends, though I share just a little
But you treasured still ‘till we became very best friend

My friend who knows when I am sad
Giving me advises and laughter
To fill the emptiness I felt within

My friend who is just a mouse click away
Willing to stay at my side
Just to keep me company
Though at times being ignored
By some unspoken words….

And now I don’t know what to say
For I know words isn’t enough
To thank you, to tell you
I treasured this friendship
Friendship that I want to remain forever….

My very best friend. I am there with you…
Always and forever I will remain
You are very best friend…..

by:
-blacklady-

I wish that our friendship is still running in the direction of the good.

I also thank a lot on this expression. Hopefully I can be a friend that you want. for you, for us.

sincerelly,


el_afiq
Continue Reading

Kenapa, Pak?

Sekitar 14.55. Saat lagi asyik-asyiknya tidur siang, ada sms masuk dari seorang teman, Ricky. Isinya menanyakan apakah aku bisa ke Home Net sekarang? karena motornya mau dipake Pak Bos buat bayar listrik. Motor Ricky aku pinjam buat balik ke kos, ntar sore sekitar jam empat baru aku kembaliin ke Warnet. Jujur sebetulnya aku masih ingin melanjutkan tidurku, bukannya masih ngantuk tapi aku masih mau males-malesan :D karena itu motor Ricky dan statusku sebagai peminjam, aku sadar harus mengembalikan barang pinjaman itu. **halah**

Setelah mandi dan persiapan seadanya, (ya seadanya, karena aku merasa gak pernah mempersiapkan segala sesuatu dengan sempurna hehe..) aku berangkat ke Warnet. Sampai net jam 15.45. Akhirnya aku sendiri yang diminta Pak Bos buat bayar listrik. Dikasih tau bayarnya di mobil keliling di dekat Barito. Dengan motor pinjaman aku langsung meluncur kesana.

Nggak sulit untuk menemukan mobil keliling itu. Turun dari motor aku nemuin petugasnya. Aku katakan maksud tujuanku. 'Udah tutup Mas' kata seorang petugas kepadaku. Waduh...!!! malah udah tutup, aku tanya yang buka dimana lagi? Awalnya petugas itu ngasih tau di Citraland ada. Tapi karena aku males harus ke mall segala, aku minta alternatif lainnya. Datang tukang mie ayam, bukan untuk bayar listrik tapi ngantar pesanan petugas itu.

Dari informasi petugas ini aku pergi ke ADA Swalayan Majapahit. Ternyata masih ada mobil keliling PLN terparkir di halaman depan ADA. Sebenarnya ini mobil keliling ato mobil parkir sih? hehehe... Setelah parkir aku menuju mobil keliling. Syukur lah ternyata masih bisa melayani pelanggan. Ada tiga petugas disini, yang dua mbak-mbak Hmm... :D

Disebutkan biaya yang harus dibayar. Ada selisih dengan apa yang tertera di kertas tagihan. Aku tanya ke mbak yang lagi nge-entry, sambil menoleh dia bilang 'Kenapa, Pak?' Aku tanyakan tentang selisih itu. Dijelaskan karena transaksinya via bank jadi dikenakan biaya.

Sekarang malah bukan nominal selisih itu yang mau aku tanyakan. Coz biaya administrasi tsb hanya 1600 dan aku bisa nalangin. Tapi, mbak itu manggil aku dengan sebutan 'Pak'. Sial ternyata dimata mbak itu aku keliatan tua. hehehe.... Waduh, hilang sudah satu kesempatan untuk mendapatkan wanita. **halah**

Kembali ke net. Pak Bos kasih aku Buku Tabungan. Besok aku bisa ambil gajiku.... Hore...!!!!!
Gimana, makan-makan nggak? ntar ya kalo ada sisa coz aku belum bayar cicilan buat UAS ntar. Hehehe :P
Continue Reading

Hujan

Hujan...

senduku meliar

anganku gemetar

bunyi halilintar

bertanya lewat gelegar,

kenapa tersaput gelakmu

aku manut

lalu menyahut

aku rindu sapa hangat itu..



by:
-blacklady-
Continue Reading

Cinta Jangan Kau Pergi [song]

VIDI Aldiano. Nama ini mungkin masih asing di telinga. Namun, kualitas vokalnya boleh diadu. Vidi berani diadu dengan penyanyi Afgan sekalipun.
Cinta Jangan Kau Pergi. Lagu daur ulang karya Ryan Kyoto yang sempat dipopulerkan Sheila Madjid ini disuguhkan dengan gaya ballad yang romantis.


Singer: Vidi Aldiano



Cinta Jangan Kau Pergi - www.el-afiq.co.cc.mp3

Composer : Ryan Kyoto

Kusadari kesalahan ini
Yang membuat segalanya gelap jadinya

Ooh kasihku
Kuharap kau mau memaafkan
Menerima pengakuanku

Jangan kau diam lagi
Ku tak sanggup menahan
Bicaralah kau sayang
Jiwa ini tak tenang

Reff :
Cinta jangan kau pergi
Tinggalkan diriku sendiri
Cinta jangan kau lari
Apalah arti hidup ini
Tanpa cinta dan kasih sayang

Ooh kasihku
Kuharap kau mau memaafkan
Menerima pengakuanku

Jangan kau diam lagi
Ku tak sanggup menahan
Bicaralah kau sayang
Jiwa ini tak tenang

(back to Reff)
Uhh... uhh...

Cinta jangan kau pergi... huu
Tinggalkan diriku sendiri
Cinta jangan kau lari
Apalah arti hidup ini
Tanpa cinta dan kasih sayang (2x)
Continue Reading

Salah Tak Bersalah

Sebenarnya bingung saat ini mau nulis apa. Bingung apa yang mau ditulis. Kebingungan yang ingin ditulis. Tapi bingung apa yang mau ditulis. Bingung kan?

Aku akan mencoba untuk menulis kebingunganku ini. Entah apa ini yang sebenarnya ingin ditulis. Aku juga masih bingung, aku berusaha apa yang kutulis nanti itulah sebenarnya.

Dulu aku pernah katakan kepada orang yang aku anggap dekat denganku, aku katakan bahwa cinta bukan permen karet, sekedar pengisi kekosongan. Ya, ini aku ambil apa yang pernah ditulis oleh Soe Hok Gie. Dan ini pernah atau sempat menjadi prinsipku dalam memandang cinta.

Aku katakan ke dia dengan maksud agar dia percaya bahwa aku benar-benar serius dengan cinta. Sekarang aku baru sadar, ternyata tak mudah memiliki prinsip begitu pula persepsi akan cinta. Bukannya aku muluk-muluk, itulah yang aku inginkan (bukan sok) tapi jika penilaian khalayak berbeda, mohon maaf.

Lama aku tak komunikasi dengan sahabatku ini, sebutlah namanya Gee. nomer hape-nya tak dapat kuhubungi lagi. Pernah aku kirim email tapi tak ada balasan. Aku merasa bersalah. meski sebenarnya aku merasa tak berbuat salah.

note: 20:22 25 Okt 08
Continue Reading

Akan Maharani

Kaguman yang mengendap haruskah lenyap
Saat sadar gundah tak lagi dapat menggugah

Rani, dimanakah engkau kini?
Lihatkah engkau awan mendung
Yang karenanya langitpun berderai
Tuk sadarkanku dalam lamunan

Semoga kau tak peduli akanku sekarang
Tak ingin kulihat ibamu akanku
Tak ingin kulihat pudar ceriamu
Jangan pedulikan aku

Dengarkanlah nyanyian hujan
Atas angan tenggelam
Meski angan adalah khayal
Berharap senyummu tak kan kelam
Continue Reading

Untuk Maharani

Malam berganti hari ku belum pejamkan mata
Masih terngiang wajahmu dibenak
Apakah semua berawal dari senja?
Ya, senja kemarin itu
Awalnya biasa kini gulana
Ada rasa terbakar saat kau dengan yang lain
Entah dengan siapa aku merasa tak rela
Pandangmu padanya
Tuturmu padanya
Dengarmu padanya
Ada sebersit tak rela
Tapi apa daya aku bukan siapa-siapa
Apakah mungkin ini hanya sesaat?
Tapi aku tak rela

Yang kutulis adalah nyata saat ini. Entah bagaimana nanti. Aku hanya ingin abadikan saat ini untuk nanti. Bahwa ini memang terjadi.

Hal yang lumrah mengagumi yang indah. Cantik tergambar pada pesona jiwa. Apakah berlebih saat kekaguman itu mengendap di jiwa. Yang kutahu mengagumi dan mencinta bukan dosa.

Awalnya biasa, ada gejolak setelahnya. Ada sedikit percik saat kau dengan yang lain. Setiap pandanganmu, tuturmu juga senyummu pada yang lain. Jujur aku tak rela. Entah kenapa begini.

Kesempatan saat bersama tak bisa kumanfaatkan tuk jelaskan padamu. Mungkin terlalu singkat juga terlalu capat. Malahan yang kutakutkan ini hanya sesaat. Telepas apakah sesaat atau tidak, saat itu kau buatku terdiam tanpa kata.

Ingatkah kau hujan yang mengguyur di siang itu? Saat acara penyatuan visi. Saat semua merenung sambil berjabat tangan dengan yang lain. Tahukah apa yang aku pikirkan? Andai ku dapat menggenggam jemarimu. Aku ingin katakan semuanya lewat hujan karena memang bibir ini tak mampu bicara.
Continue Reading

Akhirnya ICONEV Juga....!!!


Sabtu (22/11) Internet Club (IC) mengadakan ICONEV (IC ONE Vision) yang ditujukan bagi para staff baru. ICONEV berlangsung selama dua hari, 22-23 November diadakan di Hotel Wina Wisata Bandungan. Dan ini sudah menjadi agenda tahunan IC (baca:aisi) yang bertujuan untuk menyatukan pandangan dalam organisasi.

Setelah tahun lalu gagal ikut ICONEV dikarenakan aku gagal dalam perekrutan staff IC tahun lalu. Tak apalah. Akhirnya ICONEV juga!! ( Kang Kipli, aku wis mbok ICONEV’i ki hehehe.. thaks all!)

Sabtu pagi, semua berkumpul di IC. Setelah diadakan briefing sekitar pukul Sembilan, berangkat pukul 9.25 dengan menggunakan bus yang telah disewa. Untuk para staff baru naik bus didampingi manager departemen/staff Inti. Selebihnya menggunakan sepeda motor.

Jumlah kursi yang terbatas (atau karena kebanyakan orang ya?) membuat yang nggak kebagian tempat duduk untuk rela berdiri termasuk aku sendiri. Tak apa, semua larut dalam kebersamaan. Didekatku ada Evo, Zefli juga Lutfan, kebetulan sama-sama dari dept Litbang. Kami berdiri di dekat pintu depan.

Suasana pagi masih terasa. Cuaca mendung sisa hujan yang mengguyur fajar tadi. Bersandar ditiang besi dalam bus, dengan kaki menopang badan. Badanku terasa lemah, tadi aku belum sempat sarapan. Sebenarnya itu bukan alasan tapi itulah sebab akibat. Hehe..

Akhirnya bis sampai di Wina Wisata sekitar 10.50, istirahat sejenak kemudian semua berkumpul untuk mendengarkan arahan dari panitia. Disusul serangkaian acara yang telah dipersiapkan.

Ada game menggambar. Mas Wahyudi yang memandu game ini. Kita para staff diminta untuk menggambar pemandangan, ‘yang indah-indah lah’, katanya. Wah… jujur soal gambar-menggambar aku paling nggak bisa. Ingat waktu SMA dulu, waktu pelajaran Fisika (lupa bab apa itu). Menggambar gerakan bandul aja aku kerjain di Asrama (aku jadikan PR), pokoknya kalo gambar-menggambar rak iso lah.

Ini disuruh menggambar pemandangan. Kalo pemandangan, dibenakku tak lepas dari gunung, sawah, pohon, matahari, awan, burung, jalan dan rumah-rumah. Sudah lama aku nggak gambar itu. Es-de lah pasti. Menggambar disecarik kertas kemudian dikumpulkan. Hampir semua menggambar bertemakan alam, kecuali satu orang yang menggmbar menara Pisa. Ya sebuah menara tapi di bikin miring gitulah hehehe…

Gambar kita memang seperti anak te-ka/es-de. Dikatakan kalo gambar kami seperti anak kecil, hanya fisik(kami) saja yang besar. No problem just comment. Ya mungkin kalo kami orang arsitektur mungkin akan menggambar yang nggak dibilang anak kecil. Hehehe.. ya ini pendapat atas pernyataan. Selesai manggambar, makan siang kemudian istirahat.

Jam 14 berkumpul lagi. Ada Pak Sutino yang memberikan wejangan tentang membangun organisasi modern juga menyangkut meningkatkan nilai diri. Sangat menarik, sayang sekali menurutku waktunya kurang lama. Tak apa. Matursuwun pak.

Sore hari ada game psikotes (begitu yang dibilang Mas Singit eh salah, Mas Sigit. Damai Mas… hehehe.. ). Pada game ini kami diminta untuk menuliskan angka satu sampai sebelas secara vertical (urut kebawah) kemudian diminta untuk menuliskan jawaban sesuai perintah yang dibacakan Mas Sigit. Setelah semua pertanyaan telah dijawab. Beberapa dari kami diminta untuk menuliskan di papan tulis depan. Termasuk aku, itu setelah Gandrung cs meneriakkan yel-yel ‘kiwil..kiwil..kiwil..’ agar aku ke depan. Kok kiwil yang dipanggil aku yang maju? Itulah panggilan sayang anak-anak IC padaku. Sial! Hwahahaha..

Setelah yang di depan menulis, Mas Sigit menjelaskan arti dari psikotes kali ini. Aku benar-benar dibuat sal-ting waktu jawabanku mendapat giliran untuk dijelaskan (diperjelas malah). Lebih-lebih Mas Kipli yang memperjelasnya. Gila.. Semakin sal-ting saja. Aku nggak bisa nulis detilnya karena aku nggak kuasa, menyangkut someone. Aduh..aduh..

Acara sore selesai dilanjutkan setelah magrib sekaligus makan malam. Menikmati nikmatnya semangkok bakso di sore yang dingin bersama kawan-kawan. Setelah itu menuju kamar dan mandi.

Setelah makan malam. Acara flashback IC. Diisi oleh alumni IC, ada Mas Anan, Mbak Heni dan Bang Jo. Menceritakan awal mula berdirinya IC, perjuangan awal hingga bangkit dari kevakuman yang sempat melanda. Dukung kami dari belakang!!!

Kemudian dilanjutkan game kerjasama tim yang di pandu Mas Yogie. Game yang bermakana percaya diri, kerjasama, kekompakan dan rasa saling percaya. Sangat seru, semoga bermanfaat bagi kami selanjutnya.

Dilanjutkan acara yang diisi oleh dr. Iwan, seorang pakar seksolog. Diisi oleh game dan sedikit pengetahuan. Game dari pakar seksolog tak lepas dari gelak tawa. Serulah pokoknya!!

Acara selanjutnya adalah ‘Idealisme’ yang diisi Mas Yogie lagi. Membangun idealisme, semua tak lepas dari komitmen dan kerjasama. Komitmen terbentuk dari niat, niat dimulai dari janji. Juga ‘mudah jangan dipermudah’. Trims banyak mas Yog!!!

Hari telah berganti. Sekitar pukul 00 acara diisi ‘into our heart’ oleh alumni. Lampu dipadamkan. Merenung. Bukan termenung. Setelah selesai. Berjabat tangan dan saling rangkul. Kita telah menjadi keluarga.

Acara malam selesai. Kembali ke kamar. Ada sedikit kasus. Push up. No comment.
Menikmati hangatnya wedang ronde dimalam hari bersama kawan-kawan, juga ‘ganjal’ perut. 02.15 baru istirahat.

05.15 bangun. Mandi pagi. Sangat dingin, segar rasanya. Menikmati teh panas di pagi hari. Hmm… Acara hari ini dimulai dengan olahraga pagi. Juga ada game kecil dan pembagian kelompok untuk outbound pagi ini.

Setelah makan pagi outbound dimulai. Berkelompok dengan Badru, Evo, momon (Ikhwanudin), Mita, juga Lenci. Entah jam berapa outbound dimulai, tak ada jam, karena tak diperkenankan membawa ha-pe. Kami kelompok F, kelompok paling terakhir berangkat dari pos keberangkatan. Semua game yang diberikan di setiap pos dapat dilalui dengan baik, kecuali di satu pos tak dapat kami selesaikan. Tak apa. Tetap semangat dan kompak!!! Senang bisa menjadi bagian dari kelompok ini.

Kerjasama dan kekompakan dalam game ini diharapkan bisa terwujud dalam organisasi nanti, tak tertinggal di Bandungan saja.

Serangkaian acara telah selesai. 14.15 pulang.



Continue Reading