Showing posts with label tribute. Show all posts
Showing posts with label tribute. Show all posts

Motivasi

Berikut adalah tulisan dari seorang kawan yang pernah ia kirimkan kepada saya juga beberapa rekan yang lain. Saya menganggap ada pelajaran yang berharga yang dapat diambil, dan saya ingin berbagi.

Kau tidak dapat memaksa seseorang mencintaimu, apa yang dapat kau perbuat hanyalah membiarkan dirimu untuk dicintai,selebihnya ada pada orang itu untuk menilai dirimu.

Ukuran cinta adalah saat kau mencintai tanpa batas.

Dalam kehidupan jarang akan kau temui seseorang yang kaucintai dan orang itu mencintaimu juga.

Jadi sekali kau memperoleh cinta jangan lepaskan, ada kemungkinan cinta itu tidak datang kembali.

Lebih baik kehilangan harga dirimu untuk orang yang kau cintai, daripada kehilangan orang yang kau cintai karena harga dirimu.

Kita terlalu mem-buang2 waktu untuk men-cari2 orang yang sesuai untuk dicintai atau melihat kesalahan2 pada orang yang telah kita cintai, dari pada seharusnya menyempurnakan cinta yang kita berikan.

Jika kau sungguh2 senang pada seseorang, janganlah kau men-cari2 kekurangan2nya, kau jangan mencari2 alasan, kau jangan men-cari2 kesalahan2nya.

Tiada seorangpun yang bisa kembali dan mulai baru dari awal.

Setiap orang dapat mulai saat ini dan melakukan akhir yang baru.

Tuhan tidak menjanjikan hari2 tanpa sakit, tertawa tanpa kesedihan, matahari tanpa hujan, tetapi Dia menjanjikan kekuatan untuk hari itu, kebahagiaan untuk air mata, dan terang dalam perjalanan.

Kekecewaan bagai "polisi tidur", ini akan memperlambatmu sedikit tetapi kau selanjutnya akan menikmati jalan lurus.

Jangan tinggal terlalu lama saat ada "polisi tidur".

Berjalanlah terus.

Ketika kau kecewa karena tidak memperoleh apa yang kau kehendaki terimalah dan bergembiralah, karena Tuhan sedang memikirkan sesuatu yang lebih baik untuk diri sendiri.

Saat terjadi sesuatu padamu, baik atau buruk, pertimbangkanlah artinya...

Ada suatu maksud untuk setiap kejadian dalam kehidupan, mengajarmu bagaimana lebih seringkali tertawa atau tidak terlalu keras menangis.

Malahan, kau atasi kesalahan2 itu, kau terima kekurangan2 itu dan jangan kau hiraukan alasan2 itu.

Jangan pernah meninggalkan rekan lama. Kau tidak akan pernah mendapat penggantinya. Persahabatan adalah bagai anggur, tambah lama akan tambah baik.
Continue Reading

Dibuang Sayang

Ini adalah salah satu tulisan dari salah satu sobat yang menamakan dirinya Langit, meminta agar tulisannya ini diposting di blog saya. Trims sob.

Engkau bagaikan Qorin yang datang tak bisa terduga
engkau bagai Qorin yang tak ku prediksi

berjalan dengan apa kata hati
telah menjadi pilihan yang kau tapaki
engkau misteri tapi kan ku cari

tuturmu telah menelanjangi dunia
yang kadang menyegarkan jiwa yang terhampar disahara
karena lara hati yang telah menjadi sepi

tawa tak lagi menjadi cermin bahagia
tawa hanya menjadi penutup raga
raga dan jiwa yang hampir sirna
akan lara yang tiada henti
menyiksa hati yang telah sunyi

By: Langit
Continue Reading

Catatan tentang Rindu

Pagi, aku buka FBku. Aku baca catatan dari salah satu sobatku, Kemuning. Catatan tentang rindu, sungguh bagus menurutku. Aku minta izin buat aku repost, meski belum dapat izin tapi tak apa. Aku percaya dia pasti mengizinkan. hehehe... Maaf ya non. ;)

Ya, aku merindukanmu seperti perempuan merindukan kekasihnya pada umumnya. Atau bahkan lebih. Gerimis yang tak seberapa derasnya pun, sanggup memberi gigil yang luar biasa. Gemuruh yang menggeram pun seritme getaranya dengan detak jantungku : kala mengingatmu.

"Apa selimut hangat dan indahnya bunga tidur telah membuatmu nyaman di sana, sayang?"

Entahlah. Apa jerit batinku - mencoba bertegur sapa denganmu bahkan begitu khawatir akan kesehatanmu - mampu melebihi kekuatan teluh jarak jauh?

Argghh..

Bahkan aku selalu merindumu sebelum sempat benar-benar mengecupmu. Hingga bahkan sebuah kata p.e.l.u.k darimu benar-benar terasa seperti mendekapku. Hangat.

"Sayang, ingatkah bahwa di gerbang fajar kita pernah bercinta? Menyatukan birahiku dengan birahimu yang senantiasa tak pernah berhenti sebelum kau dan aku benar-benar saling melumat."

Entah kapan aku berhenti menulis rindu tentangmu, kekasih. Tapi selama cinta tak pernah tidur, kan selalu kutuliskan rindu dan mengirimkannya lewat pesan singkat. Seperti kali ini, lewat catatan pada mukabukuku.

By: Kemuning Larassatie
Continue Reading

Cyber Friendship…

I know we just meet on line
But as the days passed by
We developed friendship
Friendship that is so true and honest
There is always willingness to share….

We were strangers then, how can I forget
The day you came into my life, willing to share
Love, joys, happiness, even despair
Everything you knew, that I will appreciate

Then suddenly we became
What we call friends, though I share just a little
But you treasured still ‘till we became very best friend

My friend who knows when I am sad
Giving me advises and laughter
To fill the emptiness I felt within

My friend who is just a mouse click away
Willing to stay at my side
Just to keep me company
Though at times being ignored
By some unspoken words….

And now I don’t know what to say
For I know words isn’t enough
To thank you, to tell you
I treasured this friendship
Friendship that I want to remain forever….

My very best friend. I am there with you…
Always and forever I will remain
You are very best friend…..

by:
-blacklady-

I wish that our friendship is still running in the direction of the good.

I also thank a lot on this expression. Hopefully I can be a friend that you want. for you, for us.

sincerelly,


el_afiq
Continue Reading

Hujan

Hujan...

senduku meliar

anganku gemetar

bunyi halilintar

bertanya lewat gelegar,

kenapa tersaput gelakmu

aku manut

lalu menyahut

aku rindu sapa hangat itu..



by:
-blacklady-
Continue Reading