Award – Open Source Blog Post


Award ini sebenarnya sudah lama diberikan oleh sobat blogger, Mauren, namun karena suatu alasan (baca malas posting) akhirnya terbengkalai. Maaf ya yen. Maka dengan ini saya ingin menebus kesalahan saya. Hihihi…

Award ini saya berikan kepada: sobat blogger Awanbyru, Budos,

Bagi siapa saja yang menerima award ini diharuskan untuk membagikan kembali award ini kepada sepuluh orang temannya. Dan selanjutnya si penerima award harus meletakkan link-link berikut ini di blog atau artikel kamu :

1. Irfan
2. Boy
3. Mas Doyok
4. Rizky
5. kupu.miss.oemang
6. Shulayman
7. Organisasi Pemuda Kenaran ( OPERA15 )
8. Avanca Linux
9. Mauren's Blog
10. el afiq

Aturannya begini :
sebelum kamu meletakkan link di atas, kamu harus menghapus peserta nomor 1 dari daftar. Sehingga semua peserta naik 1 level. Yang tadi nomor 2 jadi nomor 1, nomor 3 jadi 2, dst. Kemudian masukkan link kamu sendiri di bagian paling bawah (nomor 10). Tapi ingat ya, kalian semua harus fair dalam menjalankannya. Jika tiap penerima award mampu memberikan award ini kepada 5 orang saja dan mereka semua mengerjakannya , maka jumlah backlink yang akan didapat adalah

Ketika posisi kamu 10, jumlah backlink = 1
Posisi 9, jml backlink = 5
Posisi 8, jml backlink = 25
Posisi 7, jml backlink = 125
Posisi 6, jml backlink = 625
Posisi 5, jml backlink = 3,125
Posisi 4, jml backlink = 15,625
Posisi 3, jml backlink = 78,125
Posisi 2, jml backlink = 390,625
Posisi 1, jml backlink = 1,953,125

Dan semuanya menggunakan kata kunci yang kamu inginkan. Dari sisi SEO kamu sudah mendapatkan 1,953,125 backlink dan efek sampingnya jika pengunjung web para downline kamu mengklik link itu, kamu juga mendapatkan traffik tambahan.

Nah, silahkan copy paste saja, dan hilangkan peserta nomor 1 lalu tambahkan link blog/website kamu di posisi 10. Ingat, kamu harus mulai dari posisi 10 agar hasilnya maksimal. Karena jika kamu tiba2 di posisi 1, maka link kamu akan hilang begitu ada yang masuk ke posisi 10.

Selamat mengambil award-nya, sobat. Tetap jalin silaturrohim kepada para blogger agar blog sobat cepat naik trafik pengunjungnya. Selamat kepada para blogger yg mendapat award.
Continue Reading

Mahalnya Waktu

Tadi pagi menjelang shubuh, sekitar jam tiga. Bertiga bersama teman kos pergi keluar cari makan. Nggak biasanya cari makan sepagi ini malah biasanya biasa pulang nongkrong semalaman dan sekitar jam dua atau tiga baru pulang.

Sebenarnya tadi malam sudah ke css, karena belum lapar jadi hanya pesan minum kemudian pulang ke kos dan nonton film hasil download tadi malam.

Karena belum ngantuk, saya pergi ke warnet dekat kos untuk sekedar browsing. Tarif 3000 perjam, lumayanlah. Dengan rincian, dihitung Rp.1000 per duapuluh menitnya. Saking asyiknya ngenet, satu jam nggak kerasa. Satu jam setengah pun lewat. ‘Ngenet dua jam aja’ pikir saya.

Sambil browsing sesekali saya lihat durasi billing. 01:58, udah hampir dua jam. Saya logout email termasuk facebook juga twitter. Setelah jendela browser tertutup semua, saya pun logout dari billing. Cabut flashdisk, masukin hp ke kantong kemudian menuju meja operator.
‘tujuh ribu’ kata operator.
Tujuh ribu? Saya bertanya-tanya dalam hati. Saya main cuma dua jam, seharusnya kan cuma bayar enam ribu. Tanpa berkata apa-apa saya lirik monitor operator. Ya, tampak disana angka ‘7000’ atas nama ‘el’. Dengan terpaksa saya membayar seribu lebih banyak dari perkiraan saya.

Saya yakin, saya tekan tombol ‘logout’ billing masih menunjukan angka 01:59, sayangnya hitungan detik tidak muncul. Mungkin saat saya logout, timer billing sudah memasuki dua jam. Lebih satu detik perhitungan berikutnya bertambah. Rp.1000 lumayan bisa buat online 20 menit!

Yang ingin saya sampaikan bukan karena uang seribu, tapi saya ingin mengatakan: hanya karena beberapa detik saja sesuatu dapat berubah. Jika dalam kehidupan sehari-hari, banyak hal yang dipengaruhi oleh waktu.

Begitu berartinya waktu, sedetikpun sangat berarti. Pada kejuaraan balap misalnya, perbedaan waktu finis seperseratus detik mempengaruhi siapakah yang menjadi pemenang.

So, jika kita punya suatu keinginan maka lakukanlah sesuatu dengan segera, meskipun itu masih sebatas konsep. Jangan menunggu hingga seratus persen yakin, karena rasa yakin bisa bertambah dan tumbuh dengan sendirinya nanti. Jika tidak, Anda akan terlambat dan harus membayar lebih mahal. Setuju?

Salam
El afiq.
Continue Reading

RoTIFreSh February 2010: Venus in Cyber

RoTIFreSh selalu mengadakan acara reguler tiap bulan dengan tema yang berbeda. Setelah bulan Januari lalu sukses mengangkat tema Just Click, prediksi-prediksi dunia online yang dapat dimanfaatkan sebagai penunjang bisnis dan peluang bisnis baru tahun 2010. Untuk bulan Februari ini RoTIFreSh mengangkat tema Venus in Cyber yakni kisah sukses para wanita yang berhasil memanfaatkan media online untuk menunjang karir dan kerja mereka.

Acara yang berlangsung di Hotel Santika Premiere Semarang ini dimulai sekitar pukul 14.00. Tak seperti acara RoTIFreSh edisi sebelumnya yang selalu akrab dengan hujan, kali ini mitos Februari hujan sehari-hari tidak berlaku. Cuaca Semarang tampak cerah. :)

Acara dibuka dengan pengenalan singkat RoTIFreSh dengan menampilkan cuplikan video kegiatan sebelumnya. Kemudian masuk ke acara inti, yang berkesempatan pertama membagikan kisah sukses adalah Linda Leenk, seorang mantan mahasiswi yang sukses memanfaatkan social media sebagai sarana penunjang usaha onlineshopnya. Usaha ini sudah dirintis sejak tahun 2008. Melalui blognya, Linda menjual beraneka macam produk fashion. Hasilnyapun lumayan, ia memberikan sedikit bocoran omzet perbulan bisa mencapai tujuh digit.. Sungguh hasil yang luar biasa untuk ukuran usaha yang dikelola oleh personal. Bisnis online sangat menjanjikan bila dikelola dengan serius. Tertarik kan?

Selanjutnya giliran Menik Ferdiansyah, seorang ibu rumah tangga dan pemilik keyshasnack.com mengisahkan pengalamannya, usaha cateringnya sudah dimulai empat tahun silam dimulai dengan searching resep masakan di internet. Mobilitas orang yang semakin tinggi adalah salah satu alasan mengapa usaha snacknya di onlinekan. Melalui media onlinelah usahanya terkenal dimana-mana.

Acara diselingi coffe break. Sambil menikmati hidangan yang tersedia, tukang roti membagikan doorprize. Ada tiga doorprize yang diundi, dan kesemuanya diraih oleh teman-teman dari Internet Club. Wow, semua diborong. Selamat ya. :)

Selanjutnya adalah sesi Iim Fahima, seorang Online Marketing dan Communication Strategist sebuah perusahan konsultan virtual, menurutnya mindset itu sangat penting dalam menjalankan suatu usaha. Jangan takut gagal, mindset gagal harus dirubah, kegagalan adalah bagian dari proses. Ia juga menambahkan, bahwa modal utama adalah ide. Bukan uang. Ide itu mahal dan lebih susah daripada uang. Kunci utama dalam bisnis adalah membangun kepercayaan dengan relasi, diantaranya dengan cara bergabung kedalam forum dan promo melalui sosial media. Bisnis offline ternyata tak kalah penting sebagai penunjang membangun branding. Yang terpenting adalah action now!

Acara RoTIFreSh berjalan santai, tidak seperti seminar yang terasa tegang. Meski demikian materi yang disajikan tetap berbobot.

Sampai jumpa di acara RoTIFreSh berikutnya ya.. :)

Salam
Chef

*Foto menyusul*

Taken from: source

Continue Reading

Aku Impoten?

Jarum jam hampir menunjukkan pukul sebelas malam, segera ku akhiri kegiatan browsingku malam ini. Kututup emailku setelah tadi sempat membalas treat milis, hanya beberapa yang aku balas sedangkan yang belum jumlahnya masih banyak. Berpamitan dengan beberapa teman chatting yang masih online. Sebelum signout semua akun dan mematikan elnovo, terlebih dahulu aku update status microbloggingku.

Kegiatan browsing bersama teman-teman biasanya dilanjutkan dengan nongkrong diwarung dekat kampus atau ngucing diseberang jalan sebagai pilihannya. Biasanya kami menghabiskan waktu hingga lewati batas hari, sekitar jam dua dinihari. Seperti malam ini, kami memilih kucingan. Dengan beralaskan tikar kami memulai ‘rutinitas’, menikmati nasi kucing, mie rebus, gorengan, the, susujahe, kopi susu dsb.

Kini memasuki musim hujan, seharian ini hujan terus mengguyur tanpa ada panas yang menyengat seperti biasanya, hanya berselang mendung. Pakaian yang kucuci biasanya setengah hari bisa kering kini tak bisa lagi. Semua sepatuku basah, kemarin masuk kelas terpaksa pinjam teman.

Tiba-tiba gerimis kembali turun, seakan tak memberikan kesempatan jalan beraspal ini kering sejenak. Untuk kering sepertinya sulit, apalagi didekatku jalannya lebih landai sehingga membuat genangan. Yang airnya dapat menciprat ke trotoar bila ada kendaraan yang melintas tanpa mengurangi kecepatannya.

Rupanya gerimis hanya turun sebentar. Kecewa? Ah, aku kecewa bukan karena gerimis yang hanya sesaat juga bukan karena musim hujan yang menjadikan pakaianku sulit kering. Tapi aku sedih karena tak kutemukan sesuatu saat hujan. Sesuatu yang bisa membuatku menulis tentang hujan. Sesuatu yang menginspirasi dan kusebut inspirasi. Saat hujan turun, aku biasa bercinta dengannya meski kadang aku baru bisa mencicipi disisa rintiknya. Tak seperti sekarang, hujan ini benar-benar nyata dan telanjang dihadapanku, tapi tak sedikitpun ku bergairah tuk mencumbunya. Impoten. APA? Tidak, aku tidak ingin impoten, aku masih ingin merasai klimaks saat bercinta dengan apapun itu namanya.

Sedih rasanya, seperti saat dokter memvonis impoten kepada pasiennya. Meskipun aku belum pernah mendengar vonis dokter tapi aku bisa membayangkan betapa sedihnya pasien itu.

Sedihnya lagi ternyata tak hanya hujan yang tak lagi dapat kucumbu, senja pun ikut menolak saat kucoba menjamahnya. Hujan dan senja, dua alasan yang membuktikan bahwa aku normal. Aku bisa bercinta dengan mereka tanpa ada paksa, semua mengalir dan mengalun begitu saja. Entah sejak kapan aku kehilangan gairah seperti ini, aku mencoba mengingatnya. Gagal. Kuberusaha mengingatnya dengan lebih keras lagi. Akhirnya aku hanya dapat menduga. Apa mungkin sejak tidak sedang ‘bercinta’ yang pernah kukatakan saat senja? Senja menganggap itu bualan? Tapi apa yang kuungkap kepada ‘rasa’ saat itu adalah jujur. Senja cemburu padaku? Saat itu juga kukatakan ku kan kembali bercinta dengan senja bila ternyata ‘rasa’ tak mencinta. Mungkin senja merasa aku telah mempermainkannya.
jika kau tak jua datang
biarkan aku bercinta dengan kata
tenggelam dalam secangkir makna
hayati hari masih senja

Mungkin ini salah pahamku dengan senja. Lantas dimana letak salah pahamku terhadap hujan? Yang akibatkan hubunganku dengannya menjadi dingin dan beku, yang derainya tak kunjung reda meski hujan telah berhenti.

Haruskah aku kembali mengira-ngira apa yang membuat hujan dingin terhadapku? Ya atau tidak, jawaban pasti tidak akan aku dapatkan. Entah apa alasannya, yang pasti hujan kembali turun. Rintiknya begitu nyata, terasa menelisik. Luka.
Continue Reading

Revolusi Resolusi 2010

newyear
1 Januari, disepakati sebagai hari peralihan memasuki tahun baru. Berbagai macam bentuk cara dalam menyikapi atau merayakan tanda peralihan tahun ini, pesta kembang api, pertunjukan musik, doa bersama, nonton bareng dsb.
Kembali menengok kebelakang sekedar evaluasi apa yang terjadi di tahun 2009 lalu, ada beberapa resolusi di tahun 2009 yang sudah saya capai.
- Akhirnya saya dapat mencicipi gaji pertama dari hasil jerih payah sendiri. Meskipun hanya delapan bulan saya bekerja, akibat saya terlalu lelah dan sulit membagi waktu hingga saya memutuskan berhenti.
- Dapat ke Jakarta setelah memiliki kesempatan untuk mewujudkan, waktu yang cukup ini berkah akibat saya keluar dari pekerjaan. Namun sayang, saya gagal menemui Gee juga Kemuning.
- Memiliki notebook elnovo-ku sayang.
- Menemukan buku 'Jelajah Diri' yang nyarinya sulit minta ampun, dan saya dedikasikan judul buku ini untuk nama blog saya.

Ini hanya beberapa resolusi ditahun lalu yang telah saya capai, jujur saya merasa malu karena masih ada kekurangan disana-sini. Saya memiliki harapan ditahun baru ini, resolusi saya untuk tahun 2010 adalah:
- Majalah Cyber Media dapat eksis dan konsisten.
- Semoga saya dapat merampungkan skripsi sehingga dapat wisuda tahun ini. Amin.
- Mendapatkan pekerjaan yang sesuai. Amin.
- Memiliki usaha sendiri. Amin.
- Mengakhiri kutukan jomblo! Amin.
- Ke Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah. Masa kecil saya. Sudah dua tahun lebih saya tinggalkan.
- Mengabadikan Nurani Delapan Huruf atau temannya.

Apa resolusi Anda? Tentunya ada bukan? Semoga resolusi yang ada bukan menjadi beban tapi menjadi penyemangat bagi kita. Akhir kata. Tahun baru. Harapan baru. Semangat baru.
Continue Reading

Pelatihan Internet Dasar Staff IC 2009

Hari ini adalah pelatihan internet dasar untuk staff IC (Internet Club) 2009. Pelatihan diadakan di Lab B dan D kampus Mugas Unisbank, Semarang. Dimulai sekitar pukul setengah lima sore. Kebetulan saya menjadi salah satu instruktur untuk pelatihan ini, dengan dibantu Badru a.k.a Gadulz.
Untuk pertama kalinya saya harus bicara didepan, duh. Dengan modal nekat akhirnya saya jalani. Kapan lagi? Tak mudah bagi pemula untuk mengawali, tapi biasa bagi yang udah terbiasa. hahaha alasan.
Materi yang dibicarakan pun masih relatif mudah, namanya juga dasar. Masih seputar browsing, searching, milis, forum dan blog. Lab D terasa sangat panas, (duh) ACnya nggak ngaruh malah terkesan pajangan doang.
Pelatihan selesai sekitar pukul 7 malam. Hmmm.. Memang tak banyak yang saya dan Gadulz sampaikan, tetapi semoga yang sedikit ini bermanfaat. Tetap semangat ya :)
Continue Reading

Undangan RoTIFreSh Des’09: Narsis 2.0

Untuk perhelatan RoTIFreSh bulan desember kali ini kami punya sedikit kejutan untuk teman-teman yang berada di Yogyakarta karena kami akan mengadakan RoTIFreSh edisi desember 2009 ini disana. RoTIFreSh Narsis 2.0 menjadi salah satu bagian dari acara final Speedytrek Indie Nation 2009, sehingga setelah ROTIFreSh selesai kamu langsung bisa mengikuti Speedytrek dengan bintang tamu salah satunya Endang Sukamti.

Narsis 2.0
Major label dalam dunia musik seringkali dianggap sebagai impiannya para pemusik untuk menyebarkan musik mereka dengan kekuatannya untuk menyebarkan musik dalam pasar yang lebih besar. Tetapi jalan menuju major label tidaklah mudah, diantara ratusan hingga ribuan jumlah band di Indonesia hanya segelintir yang bisa menembus pasar melalui major label tersebut.

Ternyata didunia maya yang sangat dinamis saat ini [2.0], sebuah band bisa menggunakan social media untuk mempopulerkan musik mereka tanpa melalui major label. Pemusik bisa mempopulerkan lagu mereka menembus batas jarak karena dunia maya dapat diakses oleh siapa saja dan dimana saja.

Tentu saja untuk sukses melalui dunia maya ini dibutuhkan cara-cara tertentu sehingga bisa sukses. Dalam Narsis 2.0 kali ini kami menghadirkan Widi Asmoro, manajer dari Everybody Loves Irene, sebuah band indie yang sukses untuk membuat dan menyebarkan albumnya hingga mancanegara dengan kekuatan internet dan social media. Widi Asmoro sendiri pernah bekerja untuk Sony Music Indonesia, salah satu major label di Indonesia dan dunia. Mengundurkan diri dari major label pada tahun 2008 dan menjadi manajer untuk band indie bernama Everybody Loves Irene.

Debut album Everybody Loves Irene dirilis di tiga negara; Indonesia, Malaysia, dan Singapura. Kesemuanya berkat jasa internet. Mereka juga sudah dua kali tur di Malaysia dan Singapura. Terakhir, Everybody Loves Irene menyumbangkan salah satu single mereka di kompilasi Half Dreaming rilisan sebuah label asal Jepang. Cerita kesusksesan inilah dan jalan menuju kesana yang akan dibagi oleh Widi Asmoro untuk kita semua.

Jadi ayo bergabung dalam RoTIFreSh kali ini bila kamu sedang mencari cara untuk mempopulerkan lagumu atau sekedar menyukai dunia musik, yang akan diselenggarakan pada:

Hari, tanggal : Sabtu, 12 Desember 2009
Waktu : 14:00 – 17:00
Tempat : GOR Kridosono, Yogyakarta
Tema : Narsis 2.0
HTM : Rp. 20.000 (untuk band) dan Rp. 5.000 (untuk individu) yang akan dikembalikan lagi seluruhnya jika kamu datang pada saat RoTIFreSh berlangsung sehingga sebenarnya tidak ada HTM alias FREE.

Banyak doorprize yang menarik salah satunya Nexianberry sebagai doorprize utama

Bintang Tamu:
- Widi Asmoro, manajer Everybody Loves Irene [http://www.everybodylovesirene.com/]
- Satu bintang tamu masih kami rahasiakan untuk kejutan pada hari H nanti.

Pendaftaran kali ini melalui form online untuk memastikan jumlah peserta. Silahkan klik link formulir ini untuk mengisi pendaftaran. Semua peserta akan kami hubungi melalui SMS melalui SMS center kami. Nanti semua pertanyaan bisa kamu kirimkan melalui no SMS yang kami akan kirimkan.

Sampai bertemu di GOR Kridosono.

Taken from: RoTIFreSh
Continue Reading